Selasa, 22 Desember 2009

Menanti Purnama

Genap sedasawarsa
Saban sore menatap langit
Menghitung detik hingga surya pulang
Pada pelukan purnama
Semua berlalu tanpa rasa

Dan…
Tanpa sadar putih uban telah semi
Di sepertiga ladang kepalaku
Memantulkan kilaunya tiap pagi
Pada buram cermin di dinding

Genap sedasawarsa
Diriku yang lelaki
Menghitung uban di Losari
Dan terus menunggu

Bila purnama kan pulang
Memeluk diriku yang surya
Memadamkan rindu
Yang sebentar lagi susut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar