Jumat, 16 Agustus 2013

Sekalimat Rindu

: Dafinah

Nak,
Ada yang menghujam tibatiba
Di dalam dada
Mendesak

Nak,
Tak kutemukan kumpulan katakata
Hanya sesak teraba
Melesak

Sekiranya jarak adalah seutas benang
Telah kuguntingi sekat yang menjadi batas
Sekiranya waktu serupa lembar kertas
Telah kulipat sekecilnya
Agar tubuh mungilmu tiba di pelukku
Hingga rindu ini tak lagi gagu

Nak,
Ada yang hendak tumpah
Di balik kelopak

Tertahan




My Dafinah
Dafinah

6 komentar:

  1. hmmmm......ungkapan rindu seorang ibu sungguh merdu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aish...lebih merdu lagi kalau yang membatnya yang telah lama menjadi ibu. Bukan begitu, bunda?

      Hapus
  2. heummmm..hunnyyyy,rinduku tertuang padamu pada bait2 indah ini ^^
    mwah tlepoksss

    BalasHapus
    Balasan
    1. mmmmuuaacchhhh...ketjup basahhh

      Hapus
  3. Oh Ibu,
    Ingin kuhentikan desiran pasir waktu,
    saat aku tiba di pelukmu.
    Ingin kuhapus sekat meski hanya seutas benang,
    Saat hatimu berlabuh di keningku.

    Oh Ibu,
    Tumpahkan saja sudut bibirmu,
    biar kusimpan air suci dari balik kelopakmu.


    #apa ini, heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. #apa ini...??
      baguss banget itu, mbak... :) :)

      maap saya baru balas. Saya ini gentayangan... hehe

      Hapus